Resmi Dimulai! Ini Deretan Sasaran TMMD Ke-129 yang Diungkap Dansatgas Kapuas

Resmi Dimulai! Ini Deretan Sasaran TMMD Ke-129 yang Diungkap Dansatgas Kapuas

SUASANA usai pembukaan TMMD Reguler ke-129 tahun 2026 di wilayah Kodim 1011/Klk.| foto : zulkifli

KUALA KAPUAS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Bandar Raya, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Rabu (15/7/2026). Selama 30 hari ke depan, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat akan bergotong royong melaksanakan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Program yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026 itu dilaksanakan Kodim 1011/Kuala Kapuas sebagai satuan tugas pelaksana dengan mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa."

Sasaran utama TMMD tahun ini berfokus pada peningkatan akses infrastruktur di Desa Bandar Raya. Kegiatan fisik meliputi peningkatan badan jalan menggunakan base course sepanjang 1.200 meter, penimbunan jalan sepanjang 1.200 meter, rehabilitasi satu unit mushola, pembangunan lima sumur bor, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan lima unit MCK.

Di sektor lingkungan dan ketahanan pangan, Satgas TMMD juga akan membersihkan saluran drainase sepanjang 1.000 meter, menanam 1.000 pohon keras, serta menebar 2.000 benih ikan patin.

Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas yang juga Dansatgas TMMD, Letkol Inf Deky Febrianto, S.Hub.Int., M.H.I., mengatakan program TMMD merupakan bentuk kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

"Selama satu bulan ke depan kami akan bekerja bersama masyarakat menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik. Kami berharap hasilnya benar-benar dirasakan warga dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," kata Deky.

Ia menjelaskan, sebanyak 150 personel diterjunkan dalam pelaksanaan TMMD. Terdiri dari 35 personel di posko dan 115 personel yang tergabung dalam Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD. Selain itu, sekitar 20 warga akan terlibat setiap hari dalam kegiatan gotong royong.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.

"TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun kebersamaan. Kalau masyarakat ikut terlibat, pekerjaan akan lebih cepat selesai dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan juga akan semakin kuat," ujarnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-129 juga diisi berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hukum, kesehatan, pertanian, keluarga berencana, sosialisasi rekrutmen TNI, hingga penerimaan Komponen Cadangan (Komcad).

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TMMD diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Kapuas.[zulkifli]
Lebih baru Lebih lama