PULANG PISAU – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mengingatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peringatan ini disampaikan di tengah ancaman fenomena cuaca El Nino 2026 yang diprediksi membuat musim kemarau menjadi jauh lebih kering.
Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau di Halaman Kantor Bupati Pulang Pisau, Kamis (2/7/2026).
Upacara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kalteng serta para kepala daerah se-Kalteng.
"Berdasarkan peringatan BMKG, tahun 2026 ini kita diperkirakan mengalami musim yang lebih kering akibat fenomena El Nino. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026," ujar Agustiar dalam amanatnya.
Selain isu lingkungan, Agustiar memanfaatkan momentum HUT ke-24 ini sebagai ajang evaluasi mendalam demi percepatan pembangunan.
Ia mendorong Pemkab Pulang Pisau untuk terus berinovasi dalam mengoptimalkan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang menjadi pilar Program Strategis Nasional (PSN) food estate.
Agustiar mengajak masyarakat memperkuat kembali semangat gotong royong Handep Hapakat. "Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau. Mari kita terus bersatu membangun daerah menuju Kalteng yang makin berkah dan maju," pungkasnya.[rl/zulkifli]
Tags
pemprov kalteng
