DPRD Balangan Dukung Langkah Cepat BWS Kalimantan III Atasi Persoalan Bendung Pitap

DPRD Balangan Dukung Langkah Cepat BWS Kalimantan III Atasi Persoalan Bendung Pitap

DPRD Balangan bersama BWS Kalimantan III mencari solusi atas persoalan tata air di Bendung Pitap.| foto : istimewa

PARINGIN - DPRD Kabupaten Balangan mengapresiasi langkah cepat Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait genangan yang diduga dipicu keberadaan Bendung Pitap. Sinergi antara pemerintah daerah dan BWS diharapkan mampu menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan tata air di wilayah tersebut.
 
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen BWS dalam mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi atas persoalan tata air yang selama ini dikeluhkan warga. 

Selain melakukan pengecekan di lapangan, BWS Kalimantan III juga dinilai aktif mengawal usulan penanganan banjir kawasan Banua Anam hingga ke pemerintah pusat. 

Upaya tersebut dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan sejumlah pemerintah kabupaten untuk memperoleh dukungan penanganan yang lebih komprehensif.

"Harapannya, upaya yang dilakukan dapat membuka peluang dukungan anggaran dari pemerintah pusat sehingga persoalan banjir di daerah dapat ditangani secara menyeluruh," ujar Saiful, Minggu (75/7/2026)

Sementara itu, Anggota DPRD Balangan, Syahbuddin, berharap hasil evaluasi yang dilakukan BWS dapat segera ditindaklanjuti dengan penambahan pintu air di sepanjang jalur Bendung Pitap.

Ia menjelaskan, minimnya jumlah pintu air dari Desa Muara Jaya hingga Kecamatan Awayan menyebabkan aliran air tidak mengalir secara optimal ketika debit sungai meningkat, sehingga genangan di permukiman warga berlangsung lebih lama.

Karena itu, ia mendorong BWS Kalimantan III untuk menambah fasilitas pintu air agar kapasitas pembuangan air meningkat dan risiko banjir di Desa Bihara Hilir, Pulantan, serta wilayah sekitarnya dapat diminimalkan.

DPRD Balangan berharap sinergi antara pemerintah daerah, BWS Kalimantan III, dan pemerintah pusat dapat segera diwujudkan dalam bentuk langkah nyata, sehingga persoalan tata air di kawasan Bendung Pitap dapat terselesaikan dan masyarakat tidak lagi dihantui banjir saat musim hujan.[mta/adv]
Lebih baru Lebih lama