Ampera Kutuk Keras Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Ampera Kutuk Keras Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ampera A.Y. Mabes, mengutuk keras aksi penyerangan yang menewaskan tiga anggota Polri saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika aparat kepolisian melaksanakan operasi penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba.

Operasi yang bertujuan memberantas kejahatan narkotika itu berakhir dengan gugurnya tiga personel Polri dalam menjalankan tugas.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan yang menyebabkan tewasnya ketiga anggota Korps Bhayangkara tersebut. Aparat juga terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang terlibat.

Ampera menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya para personel Polri. Menurutnya, pengorbanan mereka merupakan bukti nyata dedikasi aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta memberantas peredaran narkoba di Kalimantan Tengah.

"Bahwa tindakan para pelaku merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi. Karena itu, seluruh pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar mendapat hukuman yang setimpal," tegasnya, Selasa (7/7/2026).

Ampera juga memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia berharap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban maupun masyarakat.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba.

Menurutnya, peredaran narkotika merupakan ancaman nyata bagi generasi muda sehingga memerlukan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.

Ampera kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga ketiga anggota Polri yang gugur.

"Para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah tersebut," pungkasnya.[andrei/deni]
Lebih baru Lebih lama