PALANGKA RAYA - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu menjadi momentum penting untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, sebagai bentuk ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan sampah hingga kerusakan ekosistem.
Menurut Agustan, menjaga lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari hal-hal sederhana, karena perubahan besar terhadap kelestarian alam berawal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan oleh setiap individu.
"Langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat antara lain menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal, mengurangi penggunaan bahan yang berpotensi menambah volume sampah, serta mulai menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan," ucapnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya alam agar pemanfaatannya tetap seimbang dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Agustan menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tahun harus dimaknai sebagai pengingat bersama bahwa isu lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk memperkuat aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan,” pungkas Agustan saat menyampaikan pesan penting terkait komitmen menjaga bumi dan ekosistem yang sehat.[andrei/deni]
Tags
pemprov kalteng
