Gubernur Muhidin Dorong Kolaborasi Ulama dan Pemerintah Hadapi Tantangan Kebangsaan

Gubernur Muhidin Dorong Kolaborasi Ulama dan Pemerintah Hadapi Tantangan Kebangsaan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan di era ketidakpastian.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I dan Dialog Kebangsaan MUI Kalsel, Senin (15/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pengurus MUI Kalsel atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, MUI memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan umat serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Organisasi keagamaan seperti MUI menjadi penopang penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mempersatukan umat, serta membangun harmoni kehidupan beragama,” ujar Adi Santoso.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan MUI perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta paham yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Ia menambahkan, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui forum dialog seperti yang digagas MUI.

Selain itu, Gubernur berharap program yang dihasilkan dalam Mukerda I MUI Kalsel dapat diwujudkan dalam langkah konkret yang mampu menjawab persoalan umat dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Tema Dialog Kebangsaan “Memperkuat Soliditas Kebangsaan di Era Ketidakpastian” dinilai relevan dengan kondisi saat ini. Pemerintah dan ulama diharapkan dapat terus bersinergi dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan daerah.

Berbagai persoalan seperti rendahnya tingkat pendidikan, stunting, peredaran narkotika, kemiskinan, pengangguran, hingga kerusakan lingkungan hidup disebut membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mengatasinya.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Mari kita satukan energi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk mewujudkan Kalimantan Selatan yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.[adv]
Lebih baru Lebih lama