Pemprov Kalteng Luncurkan Logo HUT ke-69, Angkat Filosofi Kearifan Lokal Bumi Tambun Bungai

Pemprov Kalteng Luncurkan Logo HUT ke-69, Angkat Filosofi Kearifan Lokal Bumi Tambun Bungai

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah yang mengandung makna filosofis mendalam serta merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat daerah.

Peluncuran logo tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan peringatan hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026. Desain yang diperkenalkan tidak hanya menampilkan unsur visual semata, tetapi juga menggambarkan identitas budaya dan semangat pembangunan daerah.

Informasi mengenai peluncuran logo itu disampaikan melalui unggahan resmi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah atau Diskominfosantik Kalteng melalui akun Instagram resmi mereka.

Dalam unggahan tersebut, logo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah disebut sebagai representasi dari ruh Bumi Tambun Bungai, yang selama ini dikenal sebagai simbol identitas, kekayaan alam, budaya, dan nilai kehidupan masyarakat Kalteng.

Melalui konsep visual yang diusung, pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa Kalimantan Tengah merupakan tanah yang diwariskan para leluhur dengan berbagai nilai luhur yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi masa kini maupun masa mendatang.

“Logo Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng adalah lambang ruh Bumi Tambun Bungai, tempat leluhur menitipkan warisan nilai, alam menitipkan kehidupan, dan generasi hari ini menerima amanah untuk menjaganya,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Makna filosofis itu sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus tetap berpijak pada nilai budaya, pelestarian alam, serta tanggung jawab menjaga warisan leluhur.

"Melalui peluncuran logo HUT ke-69 ini, Pemerintah Provinsi Kateng  semangat kebersamaan, kecintaan terhadap budaya daerah, dan komitmen menjaga kelestarian alam dapat terus tumbuh sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai," pungkasnya.[andrei]
Lebih baru Lebih lama