PALANGKA RAYA – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka memperkuat sistem mitigasi bencana di Kalimantan Tengah.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari studi strategis DPRD Kalteng untuk mempelajari penerapan teknologi pemantauan dan sistem informasi terpadu dalam menghadapi berbagai potensi bencana, baik yang berasal dari faktor geologi maupun hidrometeorologi.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, memimpin langsung rombongan dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu 20 Mei 2026 tersebut. Seluruh anggota rombongan turut meninjau operasional Pusdalops BPBD DIY yang berjalan selama 24 jam penuh.
Dalam kunjungan itu, rombongan DPRD Kalteng mengamati sistem pemantauan data yang terintegrasi dari berbagai perangkat sensor yang dipasang di lapangan.
Sistem tersebut digunakan untuk mendeteksi serta memantau potensi bencana secara cepat dan akurat.
Delegasi dari Kalteng juga memberikan perhatian khusus terhadap penerapan Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) yang dinilai mampu menyebarkan informasi kebencanaan secara cepat hingga ke tingkat masyarakat.
Menurut Sugiyarto, kecepatan penyampaian data menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan masyarakat saat terjadi bencana.
Karena itu, pihaknya ingin mempelajari sistem yang diterapkan di BPBD DIY agar dapat diadaptasi sesuai kebutuhan daerah di Kalteng.
“Kecepatan data adalah kunci dalam menyelamatkan nyawa. Kami ingin melihat bagaimana sistem yang diterapkan di Pusdalops DIY ini dapat kami adopsi dan sesuaikan di Kalimantan Tengah, terutama untuk memperkuat pemantauan secara waktu nyata terhadap titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan serta potensi terjadinya banjir besar,” ujar Sugiyarto.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Komisi III DPRD Kalteng berharap penguatan sistem mitigasi bencana berbasis teknologi dapat meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman bencana.[deni]
Tags
DPRD kalteng
