PALANGKA RAYA – Kegiatan Huma Betang Night kembali digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ribuan warga terlihat memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya pada Senin malam (4/5/2026), untuk menikmati berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan.
Kegiatan malam hiburan mingguan yang menjadi salah satu agenda rutin Pemerintah Provinsi Kalteng tersebut kali ini dikemas lebih meriah dengan sejumlah peluncuran program strategis yang berkaitan dengan pelayanan publik, digitalisasi, serta pengembangan ruang publik bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, pemerintah secara resmi meluncurkan Kalender Kegiatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng, yang akan menjadi panduan berbagai agenda perayaan daerah sepanjang tahun 2026.
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan.
Selain itu, turut diperkenalkan Aplikasi Lapor Pak Gub, sebuah platform digital yang disiapkan sebagai sarana pengaduan dan penyampaian aspirasi masyarakat secara langsung kepada pemerintah daerah. Inovasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan responsif.
Tidak hanya fokus pada pelayanan digital, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) kawasan Bundaran Besar Palangka Raya sebagai bagian dari penataan wajah kota dan penyediaan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas maupun bersantai bersama keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, juga diluncurkan QRIS Merchant PT Bank Kalteng Tahun 2026 sebagai langkah mendorong percepatan transaksi digital di daerah. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam memperluas sistem pembayaran non-tunai sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kalteng.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kateng, Linae Victoria Aden, dalam laporannya menyampaikan bahwa Huma Betang Night kali ini menghadirkan beragam hiburan budaya dan seni lokal.
Penampilan yang disuguhkan meliputi tari tradisional, pertunjukan band lokal, karungut atau badeder, penampilan penyanyi daerah, hingga hiburan dari penyanyi ibu kota.
"Kegiatan tersebut juga melibatkan lebih dari 100 pelaku UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan ekonomi kreatif. Menurut Linae, berbagai program strategis dan inovasi digital yang diluncurkan melalui Huma Betang Night menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat," pungkasnya.[andrei]
Tags
pemprov kalteng
