PARINGIN – Langkah nyata diambil DPRD Kabupaten Balangan mengatasi persoalan penyaluran dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah. Bersama perwakilan sopir truk dan sejumlah instansi terkait, rapat koordinasi digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten Balangan, Selasa (26/5/2026), guna mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak.
Hasil utama dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu. Tim ini akan diberi wewenang khusus untuk mengawasi seluruh proses penyaluran BBM agar berjalan lebih transparan, tertib, dan tepat sasaran, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional para sopir truk maupun pelaku usaha lainnya di lapangan.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menegaskan bahwa pembentukan satgas ini merupakan mufakat bersama antara legislatif, pengguna, dan unsur pemerintah serta penegak hukum yang hadir.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah mencapai kesepakatan bersama. Salah satunya membentuk petugas atau Satgas terpadu yang khusus mengawasi penyaluran BBM agar berjalan transparan dan dapat memenuhi kebutuhan para sopir truk maupun pelaku usaha lainnya,” ujar Saiful Arif.
Ia berharap, keberadaan Satgas ini nantinya dapat bekerja secara maksimal, tuntas, dan berani menindak tegas jika ditemukan penyimpangan. Tujuannya agar persoalan distribusi yang selama ini menjadi keluhan warga dan pengemudi bisa teratasi sepenuhnya.
Saiful Arif juga menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai unsur keamanan yang hadir dalam rapat, mulai dari jajaran Polres Balangan, Kejaksaan Negeri, hingga unsur TNI/Kodim. Kehadiran mereka dinilai sangat penting sebagai payung hukum dan kekuatan pengawasan di lapangan.
“Alhamdulillah kami sangat dibantu oleh pihak Polres, Kejaksaan dan juga TNI yang memberikan masukan dan tanggapan agar kegiatan ke depan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sambutan positif juga datang dari kalangan pengguna. Perwakilan sopir truk, Awaludin, menyambut gembira hasil kesepakatan tersebut. Ia menaruh harap besar agar Satgas Terpadu ini bekerja nyata di lapangan dan benar-benar memastikan mereka bisa mendapatkan jatah BBM dengan lancar, mudah, dan sesuai kebutuhan operasional sehari-hari.
Dengan adanya kesepakatan dan pengawasan baru ini, distribusi BBM di Kabupaten Balangan diharapkan semakin tertib, transparan, bebas dari penyimpangan, serta mampu menjamin kelancaran aktivitas transportasi dan roda perekonomian masyarakat.[mta/adv]
Tags
balangan
