FOTO bersama para Nakes dari Kapuas yang telah menyelesaikan Pelatihan Perawatan Jangka Panjang bagi Lansia di Bapelkes Palangka Raya.| foto : istimewa
PALANGKA RAYA – Sebanyak 30 tenaga kesehatan (nakes) dari Kabupaten Kapuas resmi menyelesaikan Pelatihan Perawatan Jangka Panjang bagi Lansia di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Minggu (24/5/2026).
Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kualitas hidup dan layanan kesehatan bagi populasi lanjut usia yang terus meningkat.
Pelatihan yang berlangsung sejak 16 hingga 24 Mei 2026 ini diikuti oleh dokter, perawat, bidan, serta pengelola program lansia dari Dinas Kesehatan dan 27 UPT Puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Menggunakan metode campuran (blended learning) berupa daring dan praktik langsung, para nakes dibekali keterampilan holistik mulai dari perawatan umum, khusus, hingga penanganan kegawatdaruratan geriatri.
Mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Sunu Aji Wirawan, S.Psi., selaku Ketua Tim Kerja Kesehatan Usia Produktif dan Lansia, Kesehatan Jiwa, dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat, memberikan apresiasi tinggi saat menutup acara. Beliau menekankan pentingnya kesiapan nakes dalam menghadapi tantangan demografi ke depan.
"Bekal perawatan jangka panjang ini sangat krusial mengingat jumlah penduduk lanjut usia di Kabupaten Kapuas terus meningkat setiap tahunnya. Nakes harus siap memberikan pelayanan yang lebih profesional dan manusiawi," ujar Sunu Aji Wirawan.
Di akhir penutupan, diumumkan tiga peserta terbaik, yaitu Yulia Maulida (UPT Puskesmas Panamas), dr. Aditya Chandra Foresta (UPT Puskesmas Basarang), dan Hardenis (UPT Puskesmas Mandomai).
Seluruh pembiayaan program ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2026. Lewat sinergi Dinkes Kapuas dan Bapelkes Kalteng ini, para nakes kini siap mengimplementasikan layanan perawatan lansia yang berkelanjutan di wilayah kerja masing-masing.[zulkifli]
Tags
kapuas
