Warga Baamang Tengah Keluhkan Jalan Rusak dan Banjir Saat Reses DPRD Kalteng

Warga Baamang Tengah Keluhkan Jalan Rusak dan Banjir Saat Reses DPRD Kalteng

SAMPIT – Keluhan warga terkait persoalan infrastruktur kembali mencuat dalam kegiatan reses Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Abdul Hafid di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (8/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani, mulai dari kondisi jalan rusak hingga banjir yang kerap melanda kawasan permukiman warga.

Ketua RT 58 Baamang, Hasanah secara langsung menyampaikan keluhan terkait kondisi Jalan Jaya Wijaya yang berada di samping SMKN 1 Sampit. Menurutnya, kualitas jalan di kawasan tersebut masih jauh dari harapan masyarakat.

“Banyak lubang, kualitas aspal perlu ditingkatkan,” ujarnya saat menyampaikan aspirasi dalam kegiatan reses tersebut.

Warga menilai kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat hujan karena genangan air menutupi lubang di badan jalan.

Selain persoalan jalan, masyarakat juga mengeluhkan banjir yang masih sering terjadi di sejumlah titik permukiman di Baamang Tengah. Kondisi itu dinilai semakin parah ketika curah hujan tinggi dan sistem drainase tidak berfungsi optimal.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abdul Hafid menyatakan akan menampung seluruh keluhan masyarakat untuk kemudian diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Kalimantan Tengah agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.

Ia menegaskan, kegiatan reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Sehingga program pembangunan yang dijalankan pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga," pungkasnya.[deni]
Lebih baru Lebih lama