WABUP Kapuas Dodo menyerahkan bantuan kepada guru atas musibah kebakaran SDN 1 Lamunti Kecamatan Mantangai.| foto : istimewa
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menunjukkan komitmen tinggi terhadap keberlangsungan pendidikan dengan melakukan penanganan cepat pasca-kebakaran yang melanda SDN 1 Lamunti, Kecamatan Mantangai.
Langkah nyata ini diawali dengan peninjauan langsung oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, pada Kamis (2/4/2026), guna memastikan langkah taktis pemulihan infrastruktur pendidikan dapat segera dilaksanakan.
Poin Utama Respons Pemkab:
Koordinasi Lintas Sektor: Wakil Bupati didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan asesmen kerusakan secara komprehensif.
Prioritas Pendidikan: Pemkab Kapuas menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjamin proses belajar mengajar tidak terhenti meski dalam kondisi darurat.
Instruksi Pendataan: Dinas Pendidikan telah diinstruksikan untuk segera melakukan inventarisasi aset dan menyiapkan skema ruang kelas sementara bagi para siswa.
"Kita ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Penanganan cepat akan menjadi prioritas bagi Pemerintah Daerah," tegas Wakil Bupati Dodo di sela-sela peninjauannya.
Langkah Pemulihan
KEBAKARAN yang terjadi pada Rabu sore (1/4/2026) tersebut telah menghanguskan mayoritas bangunan sekolah. Menanggapi hal itu, Pemkab Kapuas berkomitmen untuk segera merancang langkah pemulihan fisik bangunan agar aktivitas pendidikan di wilayah Mantangai dapat kembali berjalan normal dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Aksi tanggap darurat ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah musibah yang menimpa masyarakat, khususnya dalam menjaga hak pendidikan anak-anak di Kabupaten Kapuas.[zulkifli]
