BUNTOK – DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring prediksi musim kemarau 2026 yang datang lebih awal.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Juni 2026.
Selain datang lebih awal, musim kemarau tahun ini juga diprediksi berlangsung lebih panjang, sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan munculnya titik panas.
Anggota DPRD Barsel, Yangsi Hartini, mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
“Pada siang hari sudah mulai terasa lebih kering. Ini menjadi sinyal awal yang perlu diwaspadai, terutama bagi masyarakat yang masih melakukan pembakaran,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan, serta memperkuat langkah pencegahan sejak dini.
Upaya tersebut dinilai penting guna meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau berlangsung.[deni]
Tags
barito selatan
