DPRD Kalteng Dorong Pemprov Tingkatkan PAD di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

DPRD Kalteng Dorong Pemprov Tingkatkan PAD di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering menyoroti kondisi ekonomi yang dinilai tidak menentu dan bergejolak, termasuk semakin menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat kepada daerah.

Menurut Yohannes Freddy Ering, situasi tersebut menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjaga stabilitas pembangunan dan keberlangsungan program-program daerah.

“Kondisi tersebut membuat Pemerintah Provinsi harus mencari langkah strategis, salah satunya dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya, Rabu (8/4/ 2026).

Ia menjelaskan, peningkatan PAD menjadi langkah penting agar pemerintah daerah tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat yang saat ini mengalami penurunan.

Dengan kemampuan fiskal yang kuat, daerah dinilai akan lebih mandiri dalam menjalankan pembangunan.

Selain itu, Yohannes menilai pemerintah perlu menggali berbagai potensi daerah yang dapat menjadi sumber pendapatan baru, baik dari sektor pajak, retribusi, pengelolaan sumber daya alam, hingga pengembangan sektor usaha dan investasi.

Politisi DPRD Kalteng tersebut juga mendorong agar pengelolaan PAD dilakukan secara maksimal, transparan, dan tepat sasaran sehingga hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan pelayanan publik.

Dia menambahkan, kondisi ekonomi global yang belum stabil turut berdampak terhadap perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah diminta lebih inovatif dan adaptif dalam menyusun strategi keuangan daerah agar tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi.

"Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna menghadapi tantangan ekonomi saat ini, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan di Kalteng," pungkasnya.[deni]
Lebih baru Lebih lama