Kolaborasi SMK-PP Kementan dan Polres Banjarbaru Tanam Jagung 3 Hektare, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional.

Kolaborasi SMK-PP Kementan dan Polres Banjarbaru Tanam Jagung 3 Hektare, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional.

BANJARBARU — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, SMK-PP Negeri Banjarbaru berkolaborasi dengan Polres Banjarbaru dan BMKG Kalimantan Selatan menggelar kegiatan tanam perdana jagung sekaligus serah terima sarana produksi pertanian (saprodi), Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di lahan seluas 3 hektare sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah menuju visi Indonesia Maju dan Indonesia Emas.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya menegaskan bahwa Kementerian Pertanian terus fokus meningkatkan produksi komoditas strategis, terutama padi dan jagung, guna mempercepat capaian swasembada pangan nasional.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan.

“Seluruh pemangku kepentingan harus berkolaborasi dan berkoordinasi. Peran petani sangat vital dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Untuk mencapai swasembada, kita harus bekerja bersama secara konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian menjadi kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian.

Menurutnya, lembaga pendidikan vokasi seperti SMK-PP memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap terjun langsung ke lapangan.

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Angga Tri Aditia Permana, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik (teaching factory) bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar langsung budidaya jagung dari hulu hingga hilir, termasuk strategi pemasaran hasil panen,” ujarnya.

Dari pihak kepolisian, Iptu Muslim selaku Kaposko Ketahanan Pangan Polres Banjarbaru menegaskan dukungan penuh melalui bantuan benih dan pupuk. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.

Dalam kegiatan ini digunakan benih jagung hibrida unggul yang tahan terhadap herbisida serta telah melalui perlakuan khusus (seed treatment) berupa insektisida, fungisida, dan zat perangsang tumbuh. Penggunaan benih ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan risiko serangan hama dan gulma.

Dari sisi iklim, BMKG Kalimantan Selatan mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca dalam waktu dekat. Perwakilan BMKG, Enu Bahtiar Setiawan, menyampaikan bahwa curah hujan di wilayah Banjarbaru masih berada pada kategori menengah pada April, namun musim kemarau diprediksi datang lebih awal pada awal hingga pertengahan Mei, seiring pengaruh fenomena El Niño.

BMKG mengimbau petani dan pengelola lahan untuk rutin memantau informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG guna mendukung pengambilan keputusan budidaya yang lebih tepat.

Melalui kolaborasi ini, SMK-PP Negeri Banjarbaru sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mencetak generasi muda pertanian yang adaptif dan berdaya saing.[adv]

Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru
Lebih baru Lebih lama