KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan kembali pentingnya sinergi lintas sektor dalam percepatan pembangunan sanitasi permukiman yang layak dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Budi Kurniawan, saat dikonfirmasi pada Senin (1/12/2025), terkait pelaksanaan Rapat Koordinasi Internalisasi dan Eksternalisasi (Coaching Clinic 4) Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Program PPSP Tahun 2025 yang digelar Nopember 2025 lalu.
Budi Kurniawan menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kapuas tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan sanitasi yang aman dan berkelanjutan.
“Program PPSP bukan hanya berfokus pada pengelolaan air limbah dan persampahan, tetapi juga berperan penting dalam pencegahan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kapuas, Ahmad M. Saribi, menegaskan bahwa Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pendampingan dari pemerintah pusat dalam penyusunan dan implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Tahun 2025. Melalui program ini, Bapperida berperan sebagai koordinator utama dalam perumusan kebijakan dan pengawalan pelaksanaan program sanitasi daerah.
Budi Kurniawan menambahkan, Pemkab Kapuas berkomitmen mendukung penuh langkah strategis Bapperida dalam mewujudkan kebijakan Barigas Kapuas sebagai bagian dari visi pembangunan sanitasi daerah. “Kami ingin menciptakannya lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni bagi seluruh masyarakat Kapuas,” pungkasnya.[zulkifli]
Tags
kapuas
