Kementan Bina Generasi Muda Pertanian Melalui Pembinaan Kedisiplinan

BANJARBARU - Kementerian Pertanian (Kementan) menaruh harapan besar pada generasi milenial untuk menjawab tantangan di era industri 4.0. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meminta generasi muda dapat mengambil peranan dalam pembangunan pertanian. 

"Generasi milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif akan mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengungkapkan, Kementan melalui SMK-PP, Politeknik atau pendidikan vokasi, akan terus berupaya menghasilkan SDM yang professional, berjiwa wirausaha, dan SDM yang mempunyai daya saing tinggi.

Guna mendukung program regenerasi petani di Indonesia, dan menciptakan siswa yang mempunyai kedisiplinan dan tata krama, SMK-PPN Banjarbaru mengadakan Pembinaan Kedisiplinan Siswa (PKS) bagi siswa kelas XI Tahun Ajaran 2022/2023 selama 4 hari yang dimulai, Selasa (19/7/2022) sampai dengan Jumat (22/7/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan upacara SMK-PP Negeri Banjarbaru ini wajib diikuti semua siswa kelas XI,yang berjumlah 84 orang siswa. 84 siswa tersebut terdiri dari Kompetensi Kehalian ATPH sebanyak 28 siswa, kemudian 36 orang siswa ATP, dan 20 siswa APHP.

Selama 4 hari ini siswa kelas XI diberikan materi dari Rindam VI Mulawarman di Banjarbaru. Para intruktur pelatih ini memberikan materi berupa baris-berbaris, kedisiplinan, kebersamaan, dinamika kelompok, upacara, pembinaan karakter dan lain-lain.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Patmawati sebagai ketua pelaksana kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini untuk menumbuhkan sikap kedisiplinan, kesopanan, kebersamaan sebagai siswa pertanian di SMK-PP N Banjarbaru.

Di kesempatan terpisah, Kepala SMK-PP N Banjarbaru, Budi Santoso menegaskan bahwa sekolah berharap bahwa siswa terus mengembangkan ilmu dan pengetahuan nya menjawab tantangan zaman yg terus berkembang.

"Dan nantinya setelah lulus dari sekolah bisa menjadi job creator ataupun job seeker di bidang pertanian seperti harapan dari Pemerintah melalui Kementan," paparnya.[adv]

Penulis : Tim Ekpos SMK-PP Negeri Banjarbaru

loading...