JNE Dukung UKM Tarakan Tingkatkan Bisnis dengan Sigap Digitalisasi

TARAKAN – Kenaikan angka transaksi digital masyarakat Indonesia di era pandemi menuntut para pelaku UKM untuk mampu mengadaptasi transformasi digital. Untuk mengoptimalkan penjualan, pelaku usaha dinilai harus sigap melakukan pemasaran baik di sosial media, e-commerce, atau sarana penjualan online lainnya.

Melihat urgensi ini, JNE sebagai mitra UKM Tarakan mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Tarakan. 

Melalui webinar ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di  Tarakan mampu berkembang dan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global. 

Membuka diskusi hari ini, Ardiansyah Azis selaku Branch Manager JNE Tarakan mengungkap perlunya para pelaku UKM menguasai ranah penjualan digital. Pihaknya menyatakan JNE siap mendukung inovasi UKM dengan memberikan solusi pengiriman ke seluruh pelosok negeri.

Sebagai bentuk dukungan bagi UKM Tarakan, Ardi mengungkap JNE menyediakan booth bagi UKM di Sales Counter kantor JNE Pusat Tarakan. 

“Di cabang utama kami ada ruangan sendiri untuk melakukan transaksi, di sini kami menyediakan booth khusus untuk teman-teman UKM, jadi pelanggan yang datang bsia melihat booth UKM tersebut, kami bantu komunikasi antara pelanggan dengan teman-teman UKM," jelas Ardi pada JNE Ngajak Online, Rabu (15/12/21).

JNE juga secara aktif menyalurkan dana bagi para UKM melalui kegiatan sponsorship. JNE juga aktif dalam kegiatan sponsorship, baik pada acara gathering para teman-teman UKM di Tarakan.

Lebih lanjut Ardi menyatakan JNE menyediakan promo seperti cashback atau potongan ongkos kirim yang dilakukan secara mandiri atau online melalui marketplace. 

Adanya program JLC (JNE Loyalty Card) yang hadiahnya beragam mulai dari keliling Jakarta dengan helikopter hingga Umroh juga menguntungkan para pegiat UKM.

Selain itu, JNE juga menyediakan layanan gratis jemput paket tanpa jumlah minimal berat. Layanan ini secara khusus diberikan kepada rekan-rekan UKM Tarakan untuk meningkatkan skala bisnisnya.

Dalam gelaran webinar ini, hadir Yuliatin selaku owner Sambal Dayak dan Muslia selaku Owner Kenkokp selaku perwakilan dari UKM Tarakan.

Sempat terdampak pandemi, Yuliatin menilai inovasi menjadi kunci utama bisnisnya tetap dibanjiri pesanan di masa pandemi.

“Selama satu bulan saya produksi sekitar 3000 sampai 4000 botol perbulan. Selama pandemi sangat merosot omzetnya, alhamdulilah dari kreativitas dan inovasi bisa naik lagi. Inovasi saya membuat menu paket yang terdiri dari ayam asap dan dua macam sambal, saat pertama rilis ini banyak sekali yang pesan baik dari Tarakan atau luar kota, Berau, Tanjung Selor, dan daerah lainnya," paparnya.

Yulia juga menekankan pentingnya memberikan tester bagi para calon konsumen di bidang kuliner. Hal ini kemudian disepakati oleh Muslia selaku owner Kenkokp. Kedua pegiat UKM ini sama-sama memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bahan makanan yang dijajakan. 

Muslia yang menggeluti bisnis kripik pisang menilai berlimpahnya pisang yang dapat ditemukan di Tarakan menjadi peluang tersendiri baginya. 

"Masyarakat Indonesia banyak yang suka rasa manis dan pedas manis, sementara di pasaran kripik pisang ini digoreng biasa, jadi kami satukan dengan rasa-rasa lain,” ujar Muslia pada JNE Goll..Aborasi Bisnis Online.

Sempat terdampak pandemi, menurunkan pengeluaran produksi jadi strategi Muslia agar tetap bertahan. “Saat ini kami menurunkan pengeluaran produksi agar bisa bertahan. Dari Pemerintah Kota juga kerap memberikan pelatihan melalu Zoom,” tambah Muslia.

Menutup gelaran JNE Ngajak Online 2021, Muslia membeberkan strategi pemasaran digital yang dilaluinya. 

Pertama adalah dengan menentukan segmen pasar, pemasar harus fokus dengan segmentasi pasar yang ditujunya, apakah dari kelas menengah ke atas atau menengah ke bawah. 

Selain itu, Muslia juga menilai pemanfaatan e-commerce seperti Bukalapak dan Shopee memainkan peranan penting untuk mempermudah transaksi dengan para pelanggan. 

Pemanfaatan e-commerce tersebut didukung dengan menampilkan foto produk yang menarik bagi para konsumen. 

“Kalau di e-commerce saya promosikan lewat Facebook dan Instagram saya, yang penting gambarnya menarik," tutup Muslia dalam gelaran JNE Goll..aborasi Bisnis Online yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (15/12/2021).

Sebagai informasi, Tarakan merupakan kota ke-58 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Makassar. 

Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Tarakan yang ke-24 pada 15 Desember 2021.  

Setelah Kota Tarakan, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Batam pada 20 Desember 2021. 

Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.[]

loading...