Pemkab Kapuas bersama Tim Pokja Kalteng Bahas Program Food Estate

Pemkab Kapuas bersama Tim Pokja Kalteng Bahas Program Food Estate

KUALA KAPUAS, MK - Jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kapuas bersama Tim Kelompok Kerja Food Estate Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD)  tentang perspektif terkait program food estete di Kabupaten Kapuas, kegiatan di gelar di Aula Kantor Bappeda, Kuala Kapuas, Jumat (1/10/2021).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Tim Pokja Food Estate Kalteng, Bappeda Provinsi Kalteng sedangkan dari Pemda Kapuas diikuti perwakilan Bappeda, Dinas Pertanian, Dinas PUPRPKP dan OPD terkait lainya.

Prof.Dr. Sulmin Gumiri, M.Sc.dari Tim Pokja Food Estate Kalteng, usai kegiatan menyampaikan kegiatan tersebut juga dalam rangka kajian tentang progam food estate.

"Kita ingin memastikan bahwa program ini kita betul-betul mendapatkan gambaran dan persepsi yang sama, makanya kita perlu berdiskusi, terkait apa yang kita rasakan apa yang kita harapkan dari program food estate, ini penting sekali.
Setelah kita mendapatkan gambaran dan persepsi yang sama tentu saja, kalau kita ingin agar daerah kita maju maka kita harus memastikan niat kita dan memposisikan apa yang bisa kita kontribusikan," paparnya.

Sulmin Gumiri yang juga Wakil Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), menandaskan perlunya sinergi seluruh leading sektor agar program food estate ini ke depan bisa sukses.

"Karna ini merupakan program strategis nasional maka leading sektornya banyak di Pemerintah pusat. Kalau ada hal-hal di daerah jika mungkin ada yang kita sampaikan, atau harapan kita, atau menurut kita kurang pas paling tidak kita menyampaikan, dalam rangka menyukseskan maka sinergi harus kita bangun," tukasnya.

Mewakili Pemda Kapuas, Kepala Bappeda Kapuas, Muhammad Ahmad Saribi, S.Si, MT menyampaikan bahwa Pemkab Kapuas sangat mendukung terkait program lumbung pangan nasional food estate ini.

"Tadi kita sampaikan juga paparannya dengan tim dari Pokja, Bappeda Kalteng, bahwa kita sudah membentuk tim Pokja," ujarnya.

FDG tersebut, juga sebagai media saling tukar informasi, membangun sinergi dan menyamakan persepsi.

"Kita hari ini FGD, ini semacam sharing untuk menemukan salah satu tujuan ke depan," imbuhnya.[zulkifli]


Lebih baru Lebih lama