Warga Pulpis Galang Donasi untuk Warga Terdampak Banjir di Kalsel

PULANG PISAU, MK - Bencana banjir yang melanda wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), membuat sejumlah warga di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), turut berpartisipasi untuk menggalang donasi bagi warga terdampak di pengungsian. 

Keprihatinan warga Pulang Pisau ini datang dari salah seorang warga pendatang asal pulau Jawa, yang saat ini berdomisili di kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat.

Sebut saja namanya, Zul Putra Solo, pria paru baya ini menggagas atas inisiatif pribadinya untuk membantu warga terdampak banjir di Kalsel.

"Ini sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian saya secara pribadi mas, selain dari bantuan pribadi saya juga mengajak warga Pulpis untuk mendonasikan sebagian rejekinya untuk korban banjir di Kalsel," ujar Pak Zul begitu sapaan akrabnya saat dibincangi awak media metrokalimantan.com, Sabtu (16/1/2021).

Posko donasi korban bencana banjir tersebut dibuka 2 warga Pulang Pisau di kawasan Pasar Patanak, Kota Pulang Pisau, tepatnya di depan toko sepatu sendal Putri Solo dan toko Gorden.

"Alhamdulillah sudah banyak terkumpul sumbangan dari warga Pulpis yang peduli dengan saudaranya di Kalsel, ada yang menyumbang pakaian, makanan mie instan, minuman, roti, air mineral, beras, dan juga uang tunai," ungkapnya.

Selain donasi berupa bahan makanan dan minuman dari warga Pulang Pisau, beberapa donatur dari pulau Jawa juga memberikan donasi melalui rekening pribadi Pak Zul.

"Iya ada beberapa donatur dari teman saya di Pulau Jawa, seperti Semarang, Solo dan Surabaya, juga ada dari Palangka Raya yang membantu via transfer rekening. Total yang masuk kr rekening sudah mencapai Rp3 juta lebih," ujarnya.

Kemudian, ditambahkan rekan Pak Zul, Jumairi, donasi berupa sembako dan uang hari ini akan langsung diserahkan ke posko-posko pengungsian di Kalsel. 

"Kami akan bagi melalui dua jalur, arah Buntok menuju Barabai dan melalui ruas jalan Trans Kalimantan arah Banjarmasin. Hari ini segera kami drop bantuannya," ujar Jumairi.

Selain warga, sejumlah organisasi di Pulang Pisau juga membuka posko bantuan bencana banjir Kalsel, antara lain Lazismu Muhammadiyah, dan Fatayat NU.

Sebagaimana diketahui, Kalsel saat ini sedang dikepung banjir. Banjir di Kalsel ini buntut dari hujan lebat yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah terendam banjir dengan ketinggian mencapai 3 meter.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 21.990 jiwa mengungsi akibat bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan. Sembilan kabupaten terdampak akibat banjir tersebut.[manan]

loading...

Posting Komentar

0 Komentar