Menuju Kota Wisata, Banjarmasin Harus Benahi Trotoar dan Drainase

Menuju Kota Wisata, Banjarmasin Harus Benahi Trotoar dan Drainase

BANJARMASIN, MK - Tata kelola drainase dan trotoar di Kota Banjarmasin harus terus dibenahi. Apalagi kota dengan slogan Kayuh Baimbai ini, termasuk salah satu Kota Besar di Indonesia.

Sebagai kota berorientasi destinasi wisata, tentu penataan drainase dan trotoar harus memenuhi standar sebagai kota besar.   
 
Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Eddy Junaidi, Selasa (25/8/2020) mengungkapkan, jika melihat kota-kota besar lain di Tanah Air, seperti Kota Surabaya, pemerintah kota setempat cukup berhasil mengubah kotanya menjadi kota terindah.

Karena, lanjutnya, semua trotoar dan drainase di kota tersebut yang sebelumnya merupakan permasalahan besar, sekarang sudah terlihat indah dan bersih. Bahkan pembangunannya mewujudkan untuk memenuhi hak pejalan kaki.

“Dengan terbangunnya tratoar dan drainase itulah, pemerintah setempat dapat meningkatkan jumlah wisatawan, sekaligus memberikan fasilitas pejalan kaki yang aman,” terangnya.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, sebagai ibukota Provinsi Kalsel, sudah saatnya semua trotoar dan drainase yang ada di Kota Banjarmasin dilakukan perbaikan.

Apalagi, sambungnya, Banjarmasin bertekad menjadi kota pariwisata dan sebagai kota sungai terbaik di Indonesia. Tentunya semua fasilitas drainase dan trotoar harus baik.

untuk menjual objek pariwisata agar laku di mata dunia, Banjarmasin harus sudah sangat siap dalam promosi, di antaranya memiliki fasilitas infrastruktur yang layak, baik baik pejalan kaki yaitu trotoar maupun drainase.

“Sekatang kita membangun trotoar yang baik di jalan protokol A Yani, ini harus dilanjutkan ke jalan protokol yang lainnya, hingga untuk menarik wisatawan baik lokal maupu manca negara,” tuturnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin ini menjelaskan, di Jalan Sutoyo S, Jalan Brigjen Hasan Basri, Jalan Lambung Mangkurat dan Jalan Samudera yang merupakan jalan protokol atau jalan negara, infrastrukurnya masih jauh dari layak.

Jalan-jalan strategis ini, sejatinya benar-benar direhabilitasi trotoar dan drainasenya dan menjadi sebuah prioritas yang harus dilakukan Pemkot Banjarmasin ke depan.

Tidak hanya objek wisata saja yang dibenahi dengan baik, namun juga fasilitas di jalan umum harus memiliki standar layak, dengan suasana yang indah dan nyaman, juga memikiki standar bagi disabilitas.

“Karena kalau sudah menjadi kota wisata dunia, tidak hanya meningkatkan ekonomi daerah dan rakyat, tetapi sumber dana pembangunan akan besar didapat pemerintah kota,” tutupnya.[toso]
Lebih baru Lebih lama