Cekal Covid-19, Tanbu Screening Penumpang Kapal

BATULICIN, MK - Pemeriksaan suhu badan dan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Tanah Bumbu terhadap penumpang kapal yang datang dari Surabaya di Pelabuhan Samudera, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (26/3/2020).
Tanah Bumbu disebutkan bisa dimasuki dari segala penjuru, seperti melalui Pelabuhan Samudera. Karena itu harus dipantau yang datang dari arah lautan menggunakan kapal. Apalagi penumpangnya banyak, dari Surabaya diperkirakan berjumlah 200 orang.
"Mereka yang datang hari ini di Pelabuhan Samudera, mereka datang dari indikasi daerah terinfeksi zona merah, artinya kita perlu sangat hati-hati saat melakukan pemeriksaan, jaga jarak," terang Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, Penanganan Covid-19 Tanbu, Rooswadi Salem.
Penumpang yang turun dari kapal langsung dilakukan screening dengan penyemprotan cairan disinfektan. Pemeriksaan di Pelabuhan Samudera rutin dilakukan.
Untuk kegiatan ini Tim Gugus Tugas bekerja sama dengan Otoritas Kesyahbandaran Pelabuhan Samudera untuk memastikan setiap kapal yang datang dari arah mana pun.
Rooswandi juga mengungkapkan, seluruh perbatasan pintu masuk dibangun posko-posko Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang yang keluar masuk wilayah Tanah Bumbu.
"Tadi kami sebelum ke Pelabuhan Samudera melakukan pemantauan ke Mentewe di Kilometer 91 untuk memastikan petugas yang sudah siap standby di Posko," terang Rooswandi yang juga Sekda Tanbu ini.
Tim sudah menyiapkan satu tenda untuk menampung masyarakat yang terdeteksi sakit dan kemudian diamankan sebelum dibawa ke Puskesmas.
"Kedatangan kami ke Posko untuk memastikan sarana prasarana dan kebutuhan konsumsi mereka selama jaga bertugas sekitar 24 jam per hari," jelasnya.
Menurut Rooswandi, ada 6 Posko yang telah disediakan. Ada beberapa unsur yang terlibat seperti Satpol PP, BPBD, TNI-Polri dan Dinas Kesehatan yang selalu siap.
"Kita antisipasi karena status Tanggap Darurat Nasional masih diperpanjang sampai bulan Mei 2020," imbuhnya. 
Ini dilakukan sebagai langkah cekal alias cegah tangkal agar Tanbu tidak kecolongan orang terdampak Covid-19. Karena secara umum di Tanbu belum ditemukan yang positif Covid-19.[joni]

loading...
TAG