Surplus Pasca Terjatuh, Bupati Sukamta Puji Kinerja BPR

Surplus Pasca Terjatuh, Bupati Sukamta Puji Kinerja BPR

PELAIHARI, MK – Peningkatan yang cukup pesat kini dialami Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanah Laut. Progres ini pun membuat Bupati Tanah Laut, H Sukamta gembira sekaligus memuji kinerja manajemen BPR.
“Kalau tahun dulu kita merangut (cemberut, red), karena di nominal angka pada data yang disajikan ada tanda kurung atau tanda minus yang berarti BPR merugi,” ungkap sukamta di sela rapat umum pemegang saham (rups) pt. bpr di hotel roditha banjarbaru, selasa (10/12/2019).
Kini, lanjut orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini, perkembangan BPR menunjukkan angka menggembirakan, karena sudah bisa surplus dan tidak utang lagi. 
“Alhamduilillah, tahun ini BPR Tala justru surplus, tidak ngutang lagi. Ini adalah sebuah progres yang luar biasa," jelas Sukamta.
Sukamta menegaskan, Pemkab Tala berkomitmen menjadikan PT. BPR Tanah Laut menjadi BUMD yang sehat sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang besar.
Sukamta juga berpesan kepada Direksi PT. BPR Tala agar terus meningkatkan kinerjanya. Jika ada keputusan yang harus didiskusikan dengan Bupati, segera didiskusikan.
“Kalau ada kebijakan yang harus kita ambil, maka harus kita diskusikan dengan benar,” pintanya.
Saat ini loncatan BPR sudah sangat baik dan aset juga meningkat sebesar 400 persen.
Direktur PT. BPR Tanah Laut, Suprapto mengatalan, saat ini BPR Tanah Laut sudah memiliki 1.800 nasabah yang mengikuti program Gapura Karomah.
"Saat ini Tala satu-satunya yang menjalankan program pinjaman dengan bunga nol persen ini, kita adalah pilot project semoga bisa ditiru oleh daerah lain se-Indonesia,” tuturnya.
Ke depan, lanjutnya, dream big alias mimpi besar PT. BPR Tala, tak lain membuka kantor cabang di beberapa kecamatan yang memiliki pertumbuhan ekonomi potensial, seperti Bati-Bati,Batu Ampar dan Jorong. 
“BPR Tanah Laut ke depan memiliki sistem teknologi informatika yang canggih dan maju seperti bank lain, sehingga pelayanannya mampu memuaskan masyarakat,” harapnya.
Suprapto menambahkan, salah satu rencana bisnis PT. BPR Tanah Laut adalah memberikan pinjaman kepada para Pegawai Tidak Tetap atau honorer di lingkup Pemkab Tala, serta para aparat desa se-Tala.  
“Yang paling penting pula BPR Tanah Laut akan melakukan audit keuangan melibatkan akuntan publik dan kantor akuntan publik, sesuai dengan POJK,” tutupnya.
Saat ini PT. BPR Tanah Laut memiliki nilai saham sebesar Rp.6,1 miliar, di mana 75,40 persen dimiliki Pemkab Tala. Kemudian 22,30 persen milik Pemprov Kalsel dan 2,40 persen dimiliki Bank Kalsel.[andra/adv]
Lebih baru Lebih lama