BANJARMASIN - Menurunnya tren penjualan secara offline kini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banjar. Kondisi tersebut mendorong para pelaku usaha untuk bergerak cepat menguasai strategi pemasaran digital, salah satunya melalui metode live shopping yang saat ini tengah digandrungi konsumen.
Dampak positif dari pembelajaran ini dirasakan langsung oleh Karimah, salah satu pelaku UMKM lokal yang menjadi peserta pelatihan. Ia mengaku kehadiran pelatihan ini memberikan angin segar bagi usahanya yang sempat meredup di pasar konvensional.
“Saya sangat berterima kasih kepada BLSDM Komdigi Banjarmasin atas diadakannya pelatihan live shopping ini karena sangat membantu para pelaku UMKM di tengah persaingan ketat. Penjualan offline jujur sangat berkurang, tetapi dengan pelatihan ini kami kembali bersemangat untuk memajukan produk melalui penjualan online,” ungkap Karimah, Rabu (28/10/2026).
Senada dengan Karimah, Ahmad Bukhari, pelaku usaha lainnya dari Kabupaten Banjar, juga merasakan manfaat besar dari wawasan baru yang diperolehnya. Ia berharap program serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha dan memberikan wawasan baru untuk mempermudah usaha di bidang digital. Saran kami mewakili para pelaku usaha, semoga pelatihan seperti ini lebih sering diadakan dan materinya diperbanyak untuk mendukung kegiatan usaha digital bagi UMKM,” tutur Bukhari.
Kebutuhan para pelaku UMKM tersebut dijawab melalui Pelatihan Keterampilan Digital Dasar (KDD) bertemakan “Pemasaran Digital dengan Live Shopping” yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Banjarmasin bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 27 hingga 28 Oktober 2026 di Aula Kantor BLSDM Kabupaten Banjar ini dibuka secara resmi oleh Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Akhmad Baihaqie.
Sebanyak 50 pelaku UMKM berpartisipasi dalam pelatihan intensif ini, yang terbagi menjadi 25 peserta per hari.
Dalam pelatihan ini, Instruktur Ahli Pertama BLSDM Komdigi Banjarmasin, Fitria Widowati, membekali peserta dengan keterampilan praktis dan teknik penyiapan perangkat siaran secara efisien melalui Minimalist Pro Setup. Peserta juga diajarkan menyusun naskah penjualan berdurasi 10 menit menggunakan bantuan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dengan struktur 4 Pilar (Hook, Manfaat, Bukti, dan Closing).
Tidak hanya itu, peserta dilatih secara langsung dalam sesi eksekusi yang berfokus pada olah vokal, gestur tubuh, manajemen energi, serta teknik interaksi untuk mengonversi penonton menjadi pembeli. Rangkaian materi diakhiri dengan penyusunan program “Ritual Live 30 Hari” guna membangun algoritma dan keterlibatan penonton secara konsisten.
Sinergi antara BLSDM Komdigi Banjarmasin dan DKUMPP Kabupaten Banjar ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, sekaligus membentuk pelaku UMKM yang lebih adaptif, percaya diri, dan berdaya saing tinggi di era shoppertainment.[]
Tags
metro kota
