PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Endang Susilawatie, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran harus diiringi dengan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar pelaksanaannya memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Endang Susilawatie di Palangka Raya, Senin (3/8/2026). Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh dimaknai sebagai pengurangan kualitas pelayanan publik, melainkan menjadi langkah untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
Ia menjelaskan, setiap rupiah anggaran daerah harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, peningkatan disiplin, produktivitas, dan tanggung jawab ASN menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kebijakan tersebut.
"Ini diharapkan penghematan anggaran tidak mengurangi kinerja pemerintah, malah bisa menjadi dorongan untuk lebih disiplin dan dekat dengan masyarakat, serta lebih memahami kebutuhan mereka secara langsung," ujar Endang.
Menurutnya, efisiensi anggaran dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat budaya kerja yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara maksimal.
Selain itu, ia menilai ASN perlu lebih aktif turun ke lapangan guna mengetahui kondisi riil yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu, setiap program dan kebijakan yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di berbagai daerah di Kalteng.
Endang berharap kebijakan efisiensi anggaran dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat tetap merasakan manfaat pembangunan tanpa adanya penurunan kualitas layanan dari pemerintah daerah.
"Apabila efisiensi anggaran dilaksanakan secara tepat dan didukung peningkatan kinerja ASN, maka tata kelola pemerintahan akan semakin baik, penggunaan anggaran menjadi lebih efektif, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan terus meningkat," pungkasnya.[andrei/denideni]
Tags
DPRD kalteng
