BANJARBARU – Kementerian Pertanian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) pertanian melalui pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Banjarbaru.
Sebanyak 116 peserta didik baru mengikuti MPLS yang berlangsung pada 13 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta pendidikan vokasi pertanian yang berorientasi pada pembentukan SDM pertanian profesional dan berdaya saing.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa regenerasi petani menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
"Masa depan pangan bangsa ini berada di tangan generasi muda yang menguasai teknologi. Kita membutuhkan smart farmer yang mampu mengelola pertanian secara modern, efisien, dan berdaya saing sehingga sektor pertanian menjadi pilihan profesi yang menjanjikan," tegas Mentan Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak SDM pertanian yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan pembangunan pertanian modern.
"Keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh kualitas SDM. Melalui MPLS, kami berharap para siswa mulai menumbuhkan karakter disiplin, semangat belajar, serta jiwa agropreneur sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari SMK PPN Banjarbaru," ujar Arsanti.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja melalui konsep link and match dengan dunia usaha dan dunia industri.
"Kami berharap para siswa memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya agar nantinya menjadi tenaga kerja profesional yang tersertifikasi maupun wirausahawan muda yang mampu mendorong kemajuan sektor pertanian Indonesia," katanya.
Kegiatan MPLS dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Kampus SMK-PP Negeri Banjarbaru, Lahan Praktik H. Idak, dan Lahan Praktik Guntung Lua, Kota Banjarbaru. Pembukaan MPLS secara resmi dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026) dan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Industri, Edi Irpani, mewakili Kepala Sekolah.
Dalam sambutannya, Edi mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru sekaligus menegaskan bahwa MPLS merupakan tahapan penting dalam membangun karakter peserta didik.
"MPLS bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerbang awal bagi siswa untuk mengenal budaya belajar yang disiplin, adaptif, dan berkarakter. Kami ingin mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, mandiri, dan siap menghadapi dunia kerja maupun menjadi wirausahawan di bidang pertanian," ujarnya.
Tahun ini, MPLS diikuti oleh 116 calon siswa, yang terdiri atas 47 siswa Program Agribisnis Tanaman Perkebunan, 40 siswa Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta 29 siswa Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian.
Selama lima hari kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SMK-PP Negeri Banjarbaru, psikolog, personel Rindam VI/Mulawarman, serta didampingi oleh pengurus OSIS.
Beragam materi diberikan, mulai dari pengenalan kurikulum dan program keahlian, wawasan wiyata mandala, pengenalan tenaga pendidik, pembinaan karakter, kehidupan asrama, pengenalan laboratorium dan kebun praktik, tata tertib sekolah, kepemimpinan, kegiatan ekstrakurikuler, motivasi belajar, hingga edukasi kesehatan remaja, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Melalui MPLS ini, SMK-PP Negeri Banjarbaru berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memiliki karakter yang disiplin dan berintegritas, serta siap menempuh pendidikan vokasi untuk menjadi generasi muda pertanian yang kompeten, inovatif, dan siap mendukung pembangunan pertanian Indonesia.[adv]
Tim Ekpos SMKPPN Banjarbaru
