PERINGATAN HUT ke-76 IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan berbarengan dengan Hari Anak Nasional di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi.| foto : istimewa
PARINGIN – Membangun fondasi karakter generasi penerus sejak dini memerlukan dukungan tak hanya dari sekolah, melainkan kerja sama erat seluruh elemen.
Peningkatan mutu pendidikan anak usia dini atau PAUD pun diupayakan melalui kolaborasi menyeluruh antara pemerintah, tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, orang tua, hingga masyarakat luas.
Langkah ini sejalan dengan tekad menghadirkan lingkungan tumbuh kembang yang ramah anak, aman, sehat, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan perundungan.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji, saat menghadiri peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Balangan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Selasa (21/7/2026).
Abiji menegaskan PAUD merupakan fondasi paling awal dan krusial dalam membentuk karakter serta kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Oleh karena itu, peningkatan mutu PAUD tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus didukung penguatan kompetensi guru, pemenuhan sarana prasarana yang layak, serta sinergi kokoh seluruh pemangku kepentingan.
“Saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru PAUD dan TK se-Kabupaten Balangan atas dedikasi, kesabaran, dan pengabdian yang luar biasa dalam mendidik generasi penerus,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, penyelenggaraan pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi yang erat diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, mendukung anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat fisik dan mental, serta mandiri sejak dini.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan, Nazarina, menyampaikan hal senada, keberhasilan pendidikan anak usia dini mustahil dicapai oleh satu pihak saja, melainkan lahir dari kepedulian dan kerja sama berkelanjutan semua elemen.
“Tidak ada keberhasilan besar yang lahir dari usaha satu orang semata, melainkan dari semangat saling mendukung, saling menguatkan, dan berbagi pengalaman demi memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Nazarina berharap organisasi IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan senantiasa berkembang menjadi wadah yang adaptif, inovatif, dan profesional, sehingga mampu terus berkontribusi nyata memajukan kualitas pendidikan anak usia dini di daerah.
“Mari kita jaga terus semangat kebersamaan ini, karena di tangan kitalah karakter, akhlak, keceriaan, dan masa depan anak-anak mulai kita bentuk bersama-sama,” tambahnya.[mta/adv]
Tags
balangan
