BPBD Balangan Gelar Edukasi dan Simulasi Evakuasi Bencana di Lingkungan Sekolah

BPBD Balangan Gelar Edukasi dan Simulasi Evakuasi Bencana di Lingkungan Sekolah

BPBD Balangan memberikan arahan saat simulasi evakuasi mandiri dan pertolongan pertama dalam kegiatan edukasi kesiapsiagaan bencana.| foton: istimewa
 
PARINGIN – Guna memperkuat kewaspadaan dan kemampuan menghadapi risiko bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menyelenggarakan sosialisasi kesiapsiagaan bencana sekaligus latihan praktik evakuasi di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Paringin, Selasa (21/7/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru.
 
Mengusung tema “Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah serta Simulasi Evakuasi Mandiri dan Pertolongan Pertama”, kegiatan ini dihadiri guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta perwakilan sejumlah satuan pendidikan di wilayah Balangan.
 
Rizky Rahmatillah selaku narasumber dari BPBD Balangan menjabarkan berbagai jenis potensi bencana yang mungkin terjadi di daerah, langkah persiapan sebelum bahaya datang, penentuan jalur aman, hingga peran krusial sekolah sebagai garda terdepan pembentukan budaya sadar bencana sejak dini.
 
Tak sekadar pemaparan teori, sesi dilanjutkan praktik langsung: peserta berlatih bergerak tertib menuju titik kumpul evakuasi serta menerapkan teknik pertolongan pertama bagi korban yang terluka. Latihan ini dirancang agar warga sekolah mampu bertindak tenang, cepat, dan tepat tanpa menimbulkan kepanikan berlebih saat situasi darurat benar-benar terjadi.
 
“Kami ingin memastikan setiap warga sekolah memiliki bekal pengetahuan dasar, tidak hanya sekadar tahu bahaya bencana, tapi juga mampu menyelamatkan diri sendiri dan orang lain secara mandiri. Sekolah harus menjadi lingkungan belajar yang aman, terlindungi, dan tangguh menghadapi segala kemungkinan,” ujar Rizky.
 
Ke depannya, BPBD Kabupaten Balangan berkomitmen memperluas sinergi dengan dinas pendidikan dan pihak sekolah. Edukasi serta latihan rutin serupa akan terus digalakkan demi mencetak generasi muda yang peka risiko, sigap bertindak, dan mampu meminimalkan dampak kerugian jika bencana melanda.[mta/adv]
Lebih baru Lebih lama