Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Program Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Jadi Percontohan

Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Program Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Jadi Percontohan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Program Ruang Bersama Indonesia (RBI) di ruang Mahligai Iman Kantor Bupati, Jumat (19/6/2026)

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) menjadi Ruang Bersama Indonesia yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Kepala DP3AP2KB Tanah Bumbu, Erly Yuli Susanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu dari tiga daerah di Kalimantan Selatan yang mendapat pendampingan langsung dari KemenPPPA.

“Di Kalimantan Selatan ada tiga kabupaten yang menjadi lokasi pendampingan, yakni Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Tapin. Masing-masing kabupaten dipilih dua desa sebagai desa percontohan transformasi DRPPA menuju Ruang Bersama Indonesia,” ujarnya.

Di Kabupaten Tanah Bumbu, dua desa yang ditetapkan sebagai lokasi percontohan tersebut adalah Desa Madu Retno Kecamatan Karang Bintang dan Desa Wonorejo Kecamatan Satui.

Menurutnya, penunjukan kedua desa tersebut merupakan hasil evaluasi dan penilaian atas berbagai program serta pembinaan yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh pemerintah daerah.

“Kami berharap kedua desa ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Tanah Bumbu dalam mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan peduli anak,” katanya.

Ia menjelaskan, program Ruang Bersama Indonesia memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan DRPPA karena melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga sektor lainnya dalam mencapai tiga pilar dan sebelas indikator pembangunan yang berorientasi pada perlindungan perempuan dan anak.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan terkait proses transformasi DRPPA menjadi RBI, sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan yang baru.

“Kami ingin menyamakan persepsi seluruh pihak terkait agar tidak terjadi perbedaan pemahaman dalam implementasi program. Harapannya, seluruh perangkat daerah dapat mendukung dan mengakomodasi berbagai kebutuhan serta permasalahan yang ada di desa,” jelasnya.

Sebelumnya, tim pendamping dari KemenPPPA bersama pemerintah daerah telah melakukan pembinaan langsung di dua desa percontohan dan menghimpun berbagai masukan, hambatan, serta kebutuhan yang dihadapi masyarakat.

Hasil pembinaan tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mendukung pelaksanaan program secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap transformasi DRPPA menjadi Ruang Bersama Indonesia dapat berjalan efektif dan berkelanjutan sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta mendukung peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak di daerah.[ade]
Lebih baru Lebih lama