Tak Hadiri Undangan, DPRD Balangan Akan Bawa Masalah Bendungan Pitap ke Kementerian

Tak Hadiri Undangan, DPRD Balangan Akan Bawa Masalah Bendungan Pitap ke Kementerian

SUASANA Rapat Dengar Pendapat Umum pembahasan dampak Bendungan Pitap yang digelar DPRD Kabupaten Balangan.| foto : istimewa
 
PARINGIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Balangan menekankan desakan keras kepada Balai Wilayah Sungai Kalimantan III agar segera turun tangan mengatasi banjir merendam permukiman serta kerusakan lahan warga di sekitar Bendungan Pitap. Senin (29/6/2026).

 Kekecewaan mengemuka karena instansi tersebut sama sekali tidak hadir dalam rapat yang telah diundang resmi.
 
Pertemuan yang dipimpin Ketua DPRD Hj. Lindawati ini juga dihadiri Wakil Ketua II Saiful Arif, Ketua Komisi III Hafiz Ansyari, sejumlah anggota dewan, perangkat daerah terkait, perwakilan kecamatan, serta warga yang terdampak langsung. 

Ketiadaan wakil BWS Kalimantan III dinilai sangat disayangkan sebab merekalah pihak yang berwenang dan bertanggung jawab atas pembangunan bendungan tersebut.
 
"Kami minta BWS segera datang melihat kenyataan di lapangan dan mencari jalan keluar. Jika diam saja dan tak ada langkah nyata, kami tak segan membawa persoalan ini langsung ke kementerian agar hak warga terpenuhi," tegas Lindawati.
 
Ketua Komisi III, Hafiz Ansyari, melaporkan keluhan yang makin mendesak. Banjir tak lagi sekadar genangan, tapi sudah merusak lahan pertanian dan tanaman warga. Padahal, kata dia, upaya pertemuan sudah dilakukan berkali-kali namun belum membuahkan hasil apa pun.
 
"Kondisinya makin parah, bukan makin membaik. Sudah lama kami sampaikan, tapi sampai hari ini belum ada jawaban maupun perbaikan. Harus ada evaluasi menyeluruh dan pemulihan kerusakan yang sudah terjadi," ungkap Hafiz.
 
DPRD menegaskan tak akan berhenti mengawal masalah ini sampai ada kepastian penanganan dari pihak berwenang.[mta/adv]
Lebih baru Lebih lama