Dari ​Gelaran Apel Siaga, Pemkab Kapuas Minta Perusahaan Pastikan Sarana Karhutla Siap 100%!

Dari ​Gelaran Apel Siaga, Pemkab Kapuas Minta Perusahaan Pastikan Sarana Karhutla Siap 100%!

SUASANA Apel Siaga Antisipasi Karhutla 2026 di lingkungan PT GAL, Kabupaten Kapuas.| foto : istimewa

​KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Tengah, bergerak cepat membentengi wilayahnya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang musim kemarau. Pemkab Kapuas menuntut komitmen total dari pihak swasta agar sarana pencegahan kebakaran di lapangan benar-benar siap beroperasi tanpa celah.

​Ketegasan itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, SP saat memimpin Apel Siaga Antisipasi Karhutla 2026 di lingkungan PT Globalindo Agung Lestari (GAL), Jumat (19/6/2026). Agenda ini dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT GAL dan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).

​Bupati Wiyatno menegaskan, Pemkab Kapuas tidak ingin kerja sama yang dijalin hanya berakhir di atas kertas sebagai dokumen administratif semata.

​"Pelaksanaan apel siaga ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi musim kemarau sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar," ujar Wiyatno, Jumat (19/6/2026).

​Sebagai bentuk keseriusan Pemkab Kapuas, Bupati Wiyatno mengeluarkan instruksi tegas yang wajib dipatuhi pihak perusahaan. Mulai dari memastikan sarana pengendalian Karhutla siap operasional 100 persen, mengoptimalkan fungsi embung dan sekat kanal, hingga memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, serta Manggala Agni.

​Apel siaga ini dihadiri oleh seluruh karyawan Estate Lamunti Barat, Lamunti Timur, Plasma, Mangkatip, UAI, serta perwakilan warga desa sekitar. Lewat langkah proaktif Pemkab Kapuas ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kokoh demi menjaga Kabupaten Kapuas dari bencana kabut asap.[zulkifli]
Lebih baru Lebih lama