PALANGKA RAYA – Provinsi Kalimantan Tengah tercatat mengalami inflasi sebesar 3,66 persen secara tahunan atau year on year (yoy), sekaligus menempatkan daerah tersebut pada urutan ketujuh tertinggi secara nasional.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.
Data tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar secara virtual.
Kegiatan rapat berlangsung di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Selasa (5/52026). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memantau perkembangan harga serta menekan potensi kenaikan inflasi di berbagai wilayah.
Menurut Yuas Elko, kondisi inflasi yang cukup tinggi di Kalimantan Tengah harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah menilai pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor secara berkelanjutan.
"Pemerintah Provinsi Kalteng akan terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten dan kota melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID," ucapnya.
Langkah itu dilakukan agar strategi pengendalian harga kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Selain memperkuat peran TPID, pemerintah daerah juga melibatkan perangkat daerah terkait untuk melakukan pemantauan kondisi pasar, menjaga ketersediaan pasokan, serta mengantisipasi gangguan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga barang kebutuhan pokok.
Yuas menekankan bahwa stabilitas harga merupakan faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kenaikan inflasi yang tidak terkendali akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dan berpotensi mengganggu pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan karena stabilitas harga berpengaruh terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.[andrei/deni]
Tags
pemprov kalteng
