Umrah Ditangguhkan, Dewan Gelar Rapat dengan Kemenag

Umrah Ditangguhkan, Dewan Gelar Rapat dengan Kemenag

BANJARMASIN, MK - Rapat kerja inisiatif terkait penangguhan jemaah haji dan umrah digelar Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel. 
Sementara ini, Arab Saudi masih ditutup pintu masuk bagi jemaah umrah, termasuk dari Indonesia. Regulasi ini berkenaan dengan keselamatan para jemaah.
"Jadi jemaah sabar dulu. Karena sifatnya regulasi ini sementara. Sambil menunggu regulasi berikutnya kapan dibuka kembali," ujar Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H Noor Fahmi, Rabu (11/3/2020). 
Ia menyanggah masalah isu yang berkembang yang menyebutkan penutupan ini tidak berlangsung selama tahun 2020. Ia berharap Arab Saudi membuka kembali saat memasuki musim haji, 26 Juni 2020 mendatang.
Sementara itu, terkait dengan travel haji dan umrah yang sudah melakukan penjadwalan diminta untuk tidak membebankan biaya tambahan kepada jemaah. Ini didukung keputusan dari pemerintah pusat.
"Jangan sampai pihak travel membebankan kepada calon jemaah untuk biaya tambahan. Ini sudah instruksi dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah," tegas Noor Fahmi.
Jikalau ada jamaah yang diminta biaya tambahan, pihak travel akan diberikan sanksi dari pemerintah pusat. 
"Sanksi belum tau, karena langsung dari pusat dan untuk saat ini tidak ada keluhan dari pihak travel ataupun jamaah umrah," tambahnya. 
Saat ini, selama 3 bulan terakhir sudah ada jemaah yang terdaftar untuk berangkat umrah.
"Bulan Januari berjumlah 3.511 orang, bulan Februari berjumlah 2.333 orang, dan bulan Maret berjumlah 2.819 orang," tutupnya.[fuad]
Lebih baru Lebih lama